Minggu, 27 April 2014

Liputan6: RSS 0.92

Liputan6: RSS 0.92


Pasangan Ganda Putra Ini Jadi Kejutan di Simulasi Piala Thomas

Posted: 27 Apr 2014 04:04 AM PDT

Pasangan ganda putra dadakan Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro menjadi penentu kemenangan tim A di simulasi Piala Thomas 2014 dengan skor akhir 4-1. Hendra/Rian mengalahkan Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi, 21-14, 19-21, 21-19.
 
"Ini bukan pertama kalinya saya berpasangan dengan koh Hendra. Dua tahun lalu di Piala Thomas 2012 juga pernah berpartner, jadi kurang lebih sudah tahu permainannya," ujar Rian yang biasanya berpasangan dengan Angga Pratama seperti dilansir laman resmi PBSI, Minggu (27/4/2014).
 
Sementara itu, meskipun sudah tak menentukan, partai kelima juga menjadi perhatian penonton. Simon Santoso turun sebagai tunggal ketiga tim A melawan Dionysius Hayom Rumbaka. Kemenangan diraih Simon dalam dua game langsung, 21-15, 21-18.
 
"Saya cukup senang bisa menang melawan Hayom. Ini menjadi modal buat modal saya, saya jadi semakin percaya diri dengan latihan saya. Namun masih banyak yang perlu diperbaiki lagi," ujar Simon kepada Badmintonindonesia.org.
 
Meski tak dapat hadir ditengah-tengah para pemain nominasi tim Piala Thomas dan Uber, Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para tim pemenang.
 
"Simulasi ini sedianya dapat dijadikan ajang uji coba untuk tim bayangan Piala Thomas dan Uber. Lewat simulasi, manajer dan pelatih juga dapat mengetahui sejauh mana kesiapan para pemain," kata Gita.
 
"Selamat kepada tim Thomas A dan tim Uber B atas kemenangan di simulasi, pertahankan performa hingga Piala Thomas dan Uber di India nanti," tambahnya.
 
Berikut hasil lengkap pertandingan simulasi Piala Thomas antara tim A melawan tim B (4-1) :
 
Tommy Sugiarto vs Wisnu Yuli Prasetyo 18-21, 21-12, 21-14
 
Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon Mohammad Ahsan/Angga Pratama 21-13, 16-21, 13-21
 
Ihsan Maulana Mustofa vs Sony Dwi Kuncoro 21-19, 21-18
 
Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro vs Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi 21-14, 19-21, 21-19
 
Simon Santoso vs Dionysius Hayom Rumbaka 21-15, 21-18

Akuisisi BTN Tertunda, Penggabungan BUMN Lain Makin Sulit

Posted: 27 Apr 2014 04:00 AM PDT

Proses akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk batal direalisasikan dalam waktu dekat. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan penundaan tersebut akan menghambat proses penggabungan perusahaan BUMN lainnya.

Menurut Dahlan, proses penggabungan dua atau lebih perusahaan BUMN baik dengan skema akuisisi atau merger sebenarnya akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan perusahaan-perusahaan BUMN tersebut.

"Banyak sebetulnya, peluang kita untuk meningkatkan daya saing di dunia internasional, yang sudah berhasilkan baru pupuk dan semen dan buktinya memberikan kinerja yang luar biasa," ujarnya usai perayaan HUT ker 113 PT Pegadaian (Persero) di Jakarta, Minggu (27/4/2014).

Dia menyebutkan beberapa perusahaan yang seharusnya bisa dilakukan penggabungan selain BTN dengan Bank Mandiri seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)

"Itu kenapa saya agak ngotot ke PTPN, kemudian ngotot mengenai Bank Mandiri dan BTN, sebetulnya seperti Pelindo pun harusnya digitukan. Tetapi melihat Perkebunan saja belum jalan, Mandiri BTN masih seret, jadinya ini banyak terhambat," lanjutnya.

Dahlan juga menyatakan bahwa kapanpun akan dilakukan penggabungan, jika muncul banyak penolakan, maka selamanya akan sulit untuk direalisasikan.

"Saya kira sama saja (tahun lalu), buktinya Perkebunan (PTPN) tahun lalu tidak disetujui. Ya harus diterima keadaanya memang seperti ini," tandasnya.

Ini Member JKT 48 yang Paling Banyak Dipilih Fans Bawakan Single

Posted: 27 Apr 2014 04:00 AM PDT

Idol grup JKT 48 mengadakan 'pemilihan umum' untuk mencari 16 besar member yang akan membawakan single ke enam mereka. Para pemilihnya, siapa lagi kalau bukan fans fanatik mereka. Dari 72 member JKt 48 yang ada, kira-kira siapa yang jadi pemenangnya?

Langkah JKT 48 meminta fans untuk menentukan siapa member yang berhak membawakan single terbaru merupakan ide yang pertama kali dilakukan. Voting dibuka sejak 5 Maret lalu dan 16 member pun sudah terpilih. Inilah mereka;

1. Melody Nurramdhani (Tim J) - 14.541 suara

2. Jessica Veranda (Tim J) - 13.285 suara

3. Haruka Nakagawa (Tim J) - 13.276 suara

4. Shania Junianatha (Tim J) - 12.859 suara

5. Beby Chaesara Anadila (Tim J) - 12.015 suara

6. Nabillah ayu (Tim J) - 11.872 suara

7. Rica Leyona (Tim J) - 11.732 suara

8. Devi Kinal Putri (Tim J) - 10.031 suara

9. Ghaida Farisya (Tim J) - 9.044 suara

10. Viviyona Apriyani (Tim K) - 8.917 suara

11. Ratu Vienny Fitrilia (Tim K) - 7.149 suara

12. Cindy Yuvia (Tim K) - 6.669 suara

13. Thalia (Tim K) - 6.290 suara

14. Ayana Shahab (Tim J) - 6.259 suara

15 Jennifer Hanna (Tim J) - 5.144 suara

16. Jessica Vania (Tim J) - 4.718 suara.

Hasil ini, tentu saja membuat ke 16 member itu tak henti-henti bersyukur. Misalnya Jennifer Hanna, yang tergabung di tim J, berhasil keluar dari lubang jarum dan berada di urutan ke 15dengan perolehan suara 5.144 suara.

"Terimakasih buat semua, keluarga dan yang sudah mendukung," ujarnya. Sedangkan, Ayana Shahab yang berada satu peringkat di atas Jennifer sampai tidak bisa berkata-kata saat namanya disebutkan di atas panggung. 

Kelainan Bentuk Mr P Juga Pengaruhi Ketidaksuburan

Posted: 27 Apr 2014 04:00 AM PDT

Selain jumlah sperma yang sedikit, faktor lain yang mempengaruhi ketidaksuburan pria adalah anatomi organ reproduksinya.

Seperti diungkapkan ahli kandungan, Dr. Andrie Ronggani, Sp.OG dari Klinik Teratai RS Gading Pluit bahwa bentuk alat kelamin pria juga sangat menentukan apakah istrinya bisa hamil atau tidak.

"Pada pria bentuk alat kelaminnya juga mempengaruhi kesuburan, apakah kepala penisnya pernah luka atau mungkin batang penisnya tidak dapat menahan ereksi lagi. Semua harus diperiksa di bagian andrologi," jelas Andrie saat seminar bayi tabung di Hotel Aston, Jakarta, ditulis Minggu (27/4/2014).

Andrie mengatakan, pada pria juga ada kemungkinan kelainan prostat yang dialami oleh pria berusia 50 tahun keatas. Saat itu, kekuatan ereksi saat bercinta tidak akan tercapai lagi dan bentuk penisnya turun atau dikenal dengan disfungsi ereksi.

Pelita Menangi Derby Bandung Atas Persib-

Posted: 27 Apr 2014 03:54 AM PDT

Laga derby Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat, Minggu (27/4/2014) sore WIB, dimenangkan Pelita Bandung Raya. Gol tunggal kemenangan Pelita ke gawang Persib Bandung dicetak Talaohu Abdul Musafri.

Tambahan tiga angka membawa Pelita naik ke peringkat empat klasemen sementara Wilayah Barat Indonesia Super League (ISL) dengan poin 15. Sedangkan Persib masih di puncak klasemen dengan raihan 19 poin.

Sejak peluit tanda laga dimulai ditiupkan, Persib langsung mengambil inisiatif menyerang. Firman Utina dan kawan-kawan mampu tampil menekan. Pada menit ke-29, Persib mendapatkan peluang emas lewat Djibril Coulibaly yang mendapat umpan dari Firman. Namun, sepakan Djibril masih menyamping.

Sementara itu, Pelita mendapat peluang dari Bambang Pamungkas yang menyambar bola liar hasil sepakan Gaston Castano. Tapi, tembakan Bambang masih bisa diantisipasi kiper Persib I Made Wirawan.

Memasuki 45 menit kedua, Persib dikejutkan dengan gol Talaohu Abdul Musafri di menit ke-48. Tanpa kawalan di sisi kanan kotak penalti, sepakan keras Musafri tak mampu dibendung kiper Wirawan.

Tertinggal satu gol, Persib tampil menekan. Di menit ke-80, tendangan bebas jarak jauh Firman dengan tangkas oleh ditepis kiper Dennis Romanov dan bola menghantam tiang gawang.

Tiga menit berselang, tiang gawang lagi-lagi menggagalkan peluang emas Tim Maung Bandung. Umpan Firman ke kotak penalti disambut tendangan akrobatik Vladimir Vujovic. Namun, gol urung tercipta karena bola membentur tiang gawang.

Kesempatan didapat Persib melalui Atep di menit ke-90+3. Menusuk hingga samping kanan gawang, Atep justru malah menyepak bola langsung dan gagal. Padahal, di depan mulut gawang telah berdiri bebas Djibril yang siap menyambut umpan Atep. Djibril pun terlihat sangat kecewa dengan keputusan rekannya itu. Hingga laga usai, skor 1-0 tidak berubah untuk kemenangan Pelita.

Susunan pemain

Pelita Bandung Raya: D. Romanovs; Wildansyah (N. Arianto 68'), B. Nikolic, Hermawan, D. Angga Putra; B. Pamungkas, D. Laly (W. Ferbrianto 90') K. Kurniawan, R. Pellu; G. Castano (A. Sapta 66'), T. Musafri

Persib Bandung: M. Wirawan; M. Ridwan, S. Nasir, V. Vujovic, T. Sucipto, A Jufriyanto; M. Taufiq (A. Rizal 78'), M. Konate, F. Utina; F. Sinaga (Tantan 46'), D. Coulibaly.

SBY: Demokrat Bukan Oportunistis, Siap Jadi Oposisi

Posted: 27 Apr 2014 03:53 AM PDT

Partai Demokrat hingga saat ini masih belum menentukan sikap akan berkoalisi dengan partai manapun. Ketua Umum Partai Demokrat SBY menegaskan, partainya tengah melakukan konsolidasi internal sekaligus penjajakan kesamaan visi-misi dengan partai lain.

"Partai Demokrat bukan oportunistis, kita jangan takut mengejar tertinggal kereta dan tidak sampai ikut barisan, bukan itu sikap Demokrat," tegas SBY di Hoel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (27/4/2014).

Partai Demokrat akan memakai masa injury time soal penetapan koalisi. Masa-masa itu juga akan dipakai untuk menjajaki parpol-parpol lain.

"Sebelum batas akhir pendaftaran pada pilpres mendatang, kami terus mematangkan proses internal kami, jalin komunikasi semua pihak termasuk parpol di luar Partai Demokrat dan manapun, agar keputusan menjadi tepat," terang SBY.

SBY mengungkapkan, bagi Partai Demokrat kalau harus gabung atau koalisi degan partai lain, bukan sekadar tambahan sekian persen sehingga cukup mencalonkan presiden. Namun, bila tak ada parpol yang sehati dengan SBY, maka opsi menjadi oposisi pun terbuka.

"Kalau tidak klop capres itu atau parpol yang mengusungnya, kami tidak yakini, kami memilih tak mendukung. Lebih baik kami mandiri, di luar (oposisi), yang penting Demokrat akan jadi bagian solusi dan kontribusi untuk pembangunan bangsa," tegas SBY.

SBY juga menambahkan dirinya menggunakan common sense atau akal sehat dalam menentukan arah politik Partai Demokrat ke depan. Ia menggarisbawahi tak bisa asal ikut gegap gempita manuver politik. "Kami punya pikiran dan sikap, kami bukan oportunistis. Kami ingin dengan jernih dan rasional untuk tentukan pilhannya," pungkas SBY.

Edhie Purwanto Pemutus Mata Rantai Hepatitis

Posted: 27 Apr 2014 03:46 AM PDT

Simak kisah Edhie Purwanto berkeliling Jakarta untuk berbagi pengetahuan seputar bahaya Hepatitis.

Sisi Lain Irman Gusman

Posted: 27 Apr 2014 03:45 AM PDT

Apa saja keseharian yang dilakukan Isman Gusman, di luar kesibukannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah. Simak tayangan video berikut.

Debat Babak Akhir Konvensi 11 Capres Partai Demokrat

Posted: 27 Apr 2014 03:43 AM PDT

Debat Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat diikuti oleh ke 11 (sebelas) peserta konvensi calon Presiden dari partai Demokrat.

Kondisi Pasar Senen Pasca Kebakaran

Posted: 27 Apr 2014 03:43 AM PDT

Dua hari pasca kebakaran, kondisi pasar senen masih berasap dan belum bisa digunakan.