Selasa, 08 Juli 2014

Liputan6: RSS 0.92

Liputan6: RSS 0.92


Minum Wine Kurangi Risiko Serangan Jantung

Posted: 08 Jul 2014 04:52 AM PDT

Kabar gembira bagi Anda yang senang minum anggur merah. Dr William McCrea, seorang ahli jantung menyarankan untuk minum dua gelas anggur sehari untuk menurunkan risiko serangan jantung.
 
McCrae menyarankan kepada pasien penyakit jantung koroner untuk minum segelas anggur merah setiap pagi dan segelas lagi di malam hari selama 10 tahun. Kandungan antioksidan yang tinggi pada anggur merah dapat memangkas risiko serangan jantung kedua pada pasiennya. 
 
"Aku telah memberikan saran ini kepada 10.000 pasien. Jika hanya minum dua gelas per hari, anggur merah jadi menguntungkan untuk tubuh," tutur McCrae seperti dikutip laman Mirror, Selasa (8/7/2014).
 
"Minum anggur merah dapat mencegah kebekuan darah dalam arteri serta meningkatkan kolesterol baik," tambahnya.
 
Selain baik untuk jantung, anggur merah juga dapat mengurangi risiko terkena stroke sebesar 20%. (dik)

 

Mengabdi di Daerah Tertinggal, Mereka Lebaran Jauh dari Keluarga

Posted: 08 Jul 2014 04:48 AM PDT

Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) angkatan ke-4 tahun 2014 sedang memasuki tahap seleksi. Setelah tahapan tes online awal Juli lalu terlaksana, peserta yang lolos akan mengikuti proses wawancara 11-13 Juli 2014 di 17 lokasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

LPTK yang turut serta pada program SM3T tahun ini masih sama dengan tahun 2013, yakni sebanyak 17 LPTK. Pengumuman final peserta program SM3T direncanakan pada 20 Juli 2014. Lantas, bagaimana kabar para peserta SM3T Angkatan ke-3 tahun 2013 yang saat ini masih di daerah pengabdian?

Menurut Kasubdit Program dan Evaluasi Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Agus Susilohadi, angkatan ke-3 SM3T telah memasuki bulan ke-9 masa pengabdiannya dan tidak lama lagi mengakhiri masa tugasnya.

"Mereka sedang memasuki fase paling optimal dalam proses pengabdian. Hambatan geografis, bahasa, dan budaya telah berhasil diatasi. Siswa dan orang tua (masyarakat) juga dalam kondisi sangat dekat secara fisik dan psikis. Satu dua bulan ke depan mereka akan mengalami masa paling romantis, kedekatan mereka mulai dihantui masa pengabdian yang segera akan berakhir," ujar Agus Susilohadi kepada Liputan6.com di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Masa pengabdian peserta SM3T angkatan ke-3 sendiri akan berakhir pada bulan Agustus. Pengabdian mereka akan dilanjutkan oleh SM3T Angkatan ke-4 tahun 2014 ini.

"Peserta SM3T angkatan ke-3 menurut rencana akan ditarik 30 Agustus 2014. Kira-kira satu minggu setelah kedatangan peserta angkatan ke-4, yang akan diberangkatkan tanggal 20 Agustus 2014," jelas Agus.

Agus menambahkan, anak-anak SM3T Angkatan 2013 akan berlebaran di daerah pengabdian 3T.

"Seperti tahun sebelumnya anak-anak SM3T ini akan berlebaran di daerah 3T. Pengorbanan mereka sungguh luar biasa, karena jauh dari keluarga demi pengabdian di daerah," ucap Agus.

Gajah Nelly Ramalkan Jerman Kalahkan Brasil

Posted: 08 Jul 2014 04:48 AM PDT

Oleh: Adam Faisal

Nelly, si gajah peramal, kembali beraksi. Kini dia meramalkan partai perdana babak semifinal Piala Dunia 2014 antara tuan rumah Brasil kontra Jerman.

Gajah, dari Serengeti Park Hodenhagen kebun binatang Jerman ini, memprediksi `negaranya` akan memenangi pertandingan itu. Nelly menendang bola ke gawang yang ditandai dengan bendera Brasil. Ini menunjukkan Brasil akan dikalahkan Jerman.

Nelly memiliki pengalaman dalam membuat prediksi, dan cukup dapat diandalkan selama Piala Dunia 2010.

Pada Piala Dunia tahun ini, dia memprediksi Jerman akan mencapai babak 16 besar dan menang melawan Aljazair, dan kemudian Jerman akan mengalahkan Prancis di perempat final.

Baca Juga:
5 Pemain Top yang Pensiun Dini karena Cedera
Membedah Titik Lemah 4 Tim di Babak Semifinal Piala Dunia
Putus Aliran Bola ke Messi, Cara Belanda Kalahkan Argentina

Sejauh ini ramalan sang gajah tersebut masih akurat. Apakah prediksi gajah tersebut kali ini benar? kita lihat saja.

Saksi Berbohong Divonis 7 Tahun, KPK: Itu Peringatan

Posted: 08 Jul 2014 04:45 AM PDT

Pengadilian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Riau akhirnya menjatuhkan hukuman selama 7 tahun penjara kepada Said Faisal, terdakwa kasus pemberian keterangan palsu dalam persidangan perkara dugaan suap revisi Peraturan Daerah (Perda) PON XVIII Riau.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi S.P., vonis yang dijatuhkan kepada Said Faisal yang merupakan ajudan mantan Gubernur Riau Rusli Zainal ini merupakan peringatan bagi setiap saksi untuk memberikan keterangan yang sebenarnya dalam pemeriksaan maupun persidangan.

"Putusan hakim dan tuntutan jaksa KPK ini bisa menjadi peringatan bagi siapa saja untuk tidak lagi berbohong dalam memberikan keterangan di depan persidangan pengadilan yang disumpah itu," ujar Johan Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Sama halnya dengan pelaku korupsi, kata Johan, kejahatan yang dilakukan oleh pembuat keterangan palsu merupakan kejahatan yang juga dipandang serius oleh lembaganya.

"KPK menganggap sebuah kejahatan yang serius terhadap pihak-pihak yang memberikan keterangan," tegas Johan.

Pada perkara ini, Said Faisal ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah terbukti memberikan keterangan palsu saat bersaksi untuk mantan Gubernur Riau Rusli Zainal pada persidangan perkara dugaan suap dimaksud.

Said yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Rumah Tangga Sekretariat Daerah Provinsi Riau itu disangkakan melanggar Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal 22 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terkait pemberian keterangan palsu di pengadilan. Di mana setiap orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, Pasal 29, Pasal 35, atau Pasal 36 yang dengan sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 12 tahun atau denda minimal Rp 150 juta dan maksimal Rp 600 juta. (Ans)

Kampanye Hitam soal Agama Pengaruhi Elektabilitas Jokowi

Posted: 08 Jul 2014 04:45 AM PDT

Temuan dalam survei yang dilakukan Charta Politika menyebutkan, munculnya kampanye hitam hingga memasuki hari tenang cukup mempengaruhi perolehan suara pasangan capres-cawapres nomor urut dua Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

"Potensi Prabowo-Hatta mengejar ketertinggalan elektabilitas di antaranya disebabkan faktor kampanye hitam. Temuan survei kami, 24,5 persen responden yang memilih Jokowi-JK menyatakan kampanye hitam kepada Jokowi-JK bisa mempengaruhi pilihannya," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (8/7/2014).

Angka 24 persen tersebut, kata Yunarto, cukup mempengaruhi perolehan suara pasangan capres dan cawapres yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura dan PKPI itu.

"Kalau kita lihat isu-isu seperti Jokowi nonmuslim, 24 persen menyatakan terpengaruh, itu angka yang cukup besar. Fenomena black campaign dalam pilpres 2014, itu faktor negatif yang terjadi pada pemilih yang saya katakan paling partisipatif ini. Itu harus jadi pelajaran ke depan," ucapnya.

Dari seluruh ‎bentuk tudingan kampanye hitam yang diarahkan kepada Jokowi, Yunarto menyebut tudingan bahwa Jokowi bukan muslim paling banyak mempengaruhi para pemilih Jokowi-JK.

"Kampanye hitam yang mengatakan Jokowi nonmuslim dapat mempengaruhi responden yang memilih Jokowi 52,2 persen. Sedangkan responden yang percaya terhadap tudingan tersebut sebanyak 15,3 persen‎," ucapnya.

Selain tudungan nonmuslim, tudingan Jokowi merupakan capres yang didanai pengusaha-pengusaha Tiongkok diketahui oleh para pemilih Jokowi sebanyak 45,5 persen. Sedangkan masyarakat yang mengetahui kampanye hitam terkait dugaan keterlibatan Jokowi dalam korupsi bus Transjakarta sebesar 35,2 persen.

"Atas dua tudingan tersebut, masyarakat yang percaya Jokowi didanai oleh pengusaha Cina sebesar 17,2 persen, sedangkan responden yang termakan isu Jokowi terlibat korupsi Transjakarta sebesar 12,8 persen," ucapnya.

Survei ini dilakukan Charta Politika dengan melibatkan 1.200 orang responden. Margin error 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode survei wawancara tatap muka langsung.  

Sampel sepenuhnya dipilih secara acak dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat, dan memperhatikan karakter urban dan proporsi antara jumlah sampel dan jumlah pemilih di setiap provinsi. (Yus)

Cameron Diaz Kenalkan Pacar pada Keluarga

Posted: 08 Jul 2014 04:45 AM PDT

Rupanya Cameron Diaz sudah serius menjalani percintaannya dengan Benji Madden. Keintiman mereka pun sudah diperlihatkan kepada publik saat keduanya tengah berlibur di salah satu pantai di Florida, Amerika Serikat [baca: Cameron Diaz Makin Intim dengan Benji Madden].

Selama akhir pekan ini pun Cameron mengajak kekasih untuk pertama kali bertemu keluarganya, saat merayakan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (4/7/2014) di Orlando, Florida.

"Mereka terbang ke Orlando dan kemudian pergi ke Tampa, di sana mereka bertemu untuk sebuah reuni keluarga. Mereka juga menghabiskan beberapa hari di pantai Anna Maria Island, di sana keluarga Cameron memiliki rumah besar untuk liburan. Mereka pun menghabiskan waktu bersama keponakan Cameron," ungkap seorang sumber kepada E! News.

Dilansir Femalefirst, Senin (7/7/2014), pasangan ini melakukan perjalanan selama lima hari. Saat pemain film Charlie Angels memperkenalkan Benji pada keluarganya, dia membuat kesan yang sangat baik.

"Mereka memberi anak-anak mainan kuda-kudaan, dan tampak seperti babysitter terbaik yang pernah ada. Anak-anak semua tidak sabar untuk bergaul dengan Cameron, dan Benji. Dan di sana mereka bersenang-senang," tandasnya. (Mer/Ade) 

Sriwijaya Air Minati Rute Yogyakarta-Pekanbaru Milik Mandala

Posted: 08 Jul 2014 04:42 AM PDT

PT Sriwijaya Air melalui anak usahanya Nam Air mengaku siap mengambil alih beberapa rute milik Mandala Air yang telah menyatakan tidak beroperasi mulai 1 Juli 2014.

Corporate Secretary Sriwijaya Air, Agus Soedjono mengungkapkan, salah satu rute yang rencananya akan diambil alih oleh Nam Air adalah rute Yogyakarta-Pekanbaru.

"Kami sudah ajukan, pkoknya dimana kami belum ada yang ke sana, kami ajukan, yang penting bisnis, misal Jogja-Pekanbaru itu kami belum ada," katanya di Jakarta, Selasa (8/7/2014).

Hingga saat ini pihak Sriwijaya Air masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan terkait kapan rute tersebut akan mulai diterbangkan.

"Prosesnya lama,  biasanya satu bulan, tapi sebenarnya kalau kami feasibility study cepat, saya pikir dua minggu bisa," tambahnya.

Dikhabarkan, Kementerian perhubungan (Kemenhub) akan memberikan rute penerbangan milik maskapai Mandala Tiger kepada Citilink, Lion Air dan Nam air.

Ketiga maskapai tersebut dianggap cocok untuk menjalankan rute yang selama ini terbangkan oleh maskapai yang yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Saratoga Grup tersebut.

"Citilink itu rutenya satu, Lion air ada dua rute dan Nam air satu rute," ujar Direktur Angkutan Udara Kemenhub Djoko Moerjadmodjo.

Rute milik Mandala yang akan diambilalih ketiga maskapai tersebut antara lain Jakarta- Pekanbaru, Pekanbaru-Yogyakarta, Yogyakarta-Denpasar dan Jakarta-Denpasar.

Namun Djoko menyatakan pihaknya baru akan mengumumkan secara resmi pengambialihan rute-rute tersebut pada minggu ini. Sehingga belum dapat diketahui jatah rute dari masing-masing maskapai. (Yas/Gdn)

Dobrak Tradisi, Paus Fransiskus Mohon Maaf ke Korban Pelecehan

Posted: 08 Jul 2014 04:38 AM PDT

Meminta maaf dalam kerendahan hati sungguh merupakan hal yang terkadang sulit dilakukan, apalagi oleh pihak yang dianggap harusnya dianggap sebagai panutan. Paus Fransiskus mendobrak tradisi atau membuat terobosan baru yang melawan arus utama selama ini.

Dalam suatu pertemuan bersejarah di Vatikan, Paus Fransiskus bertemu dengan enam korban atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan rohaniawan. Hal ini merupakan pertama kalinya bagi kepausan dan merupakan ciri pelayanan paus welas asih dari Argentina ini.

Seperti dilansir Liputan6.com dari Irish Times (8/7/2014), dalam ibadah homili di Domus Santa Marta yang merupakan tempat kediamannya di Vatikan, Paus memulai hari itu dengan memohon maaf kepada enam orang: dua orang Irlandia, dua Inggris, dan dua Jerman.

"Ingat kejadian ketika Petrus berhadapan dengan Yesus sesudah interogasi menyeramkan itu...bagaimana mata Petrus bertemu dengan mata Yesus dan ia menangis... kejadian itulah yang ada dalam pikiran saya ketika saya melihatmu dan memikirkan begitu banyak pria dan wanita, anak laki dan perempuan."

"Saya merasakaan tatapan Yesus dan saya meminta anugerah untuk menangis, anugerah bagi gereja untuk menangis dan membuat perbaikan bagi putra dan putrinya yang telah mengkhianati amanah mereka, yang menyalahgunakan orang-orang yang tidak bersalah."

"Di hadapan Allah dan jemaat-Nya, saya menyatakan kepedihan atas dosa-dosa dan kejahatan keji penistaan oleh para rohaniwan. Dan dengan merendah saya memohon maaf... Tidak ada tempat dalam pelayanan Gereja ini untuk mereka yang melakukan penistaan itu dan saya bertekad untuk tidak membiarkan kerusakan dilakukan atas kaum belia oleh siapapun, rohaniwan maupun tidak."

"Semua uskup harus melakukan pelayanan penggembalaan mereka dengan sangat hati-hati supaya dapat menumbuhkan perlindungan atas kaum belia, dan mereka akan diminta bertanggungjawab."

Makan malam

Enam penyintas itu menginap di Domus Santa Marta pada Minggu 6 Juli malam lalu, di mana mereka pertama-tama bertemu dahulu dengan paus sambil makan malam bersama.

Senin 7 Juli pagi kemarin, mereka dan delapan anggota Komisi Perlindungan Kaum Belia di Vatikan menghadiri misa di Santa Marta.

Sesudah sarapan dengan Paus, semua korban itu kemudian bertemu empat mata dengan Paus dan menceritakan kisah mereka masing-masing.

Paus meluangkan waktu hampir enam jam di pagi yang tegang itu bersama para penyintas. Frater Federico Lombardi memberikan komentarnya bahwa pertemuan-pertemuan yang terjadi ditandai dengan "gaya biasanya sang paus...untuk mendengarkan" sehingga para penyintas merasa bahwa mereka "didengarkan, diterima, dan dirangkul".

"Ini bukan sekadar pura-pura mendengar oleh paus... Ia adalah seseorang yang mencoba keras untuk mendengarkan... Ia mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendengarkan... Hal itu merupakan dialog spiritual dan mendalam."

Kardinal Brady

Ketika ditanya The Irish Times soal permintaan penyintas Irlandia, Marie Kane, untuk memecat Kardinal Sean Brady sebagai Uskung Agung Armagh dan Primate di Irlandia terkait dugaan pelecehan, Frater Lombardi menolak memberikan komentar dan mengatakan bahwa isi pertemuan-pertemuan itu merupakan "masalah pribadi".

Frater Lombardi juga menambahkan bahwa pertemuan kemarin itu tidak melulu berkutat kepada "cara-cara nyata" terkait dengan penanganan pelecehan seksual tapi juga kepada ungkapan welas asih dan rasa senasib sepenanggunan.

Pertemuan kemarin didahului lontaran kritik dari kelompok penyintas di Argentina dan Amerika Serikat yang menanyakan tentang penilaian yang dipakai untuk memilih para penyintas yang akan diundang.

Di tengah kritikan tersebut, juru bicara Vatikan juga ditanyai apakah pertemuan kemarin itu bukan sekadar gerak-gerik hubungan masyarakat oleh Tahta Suci.

Frater Lombardi dengan tegas menolak anggapan itu dan mengatakan "Berulang kali kelompok itu gagal paham mengenai tujuan paus yang sesungguhnya dan saya tidak terkejut oleh pelintiran negatif mengenai pertemuan ini." (Riz)

Warga Tak Masuk DPT Bisa Tetap Nyoblos Asal...

Posted: 08 Jul 2014 04:38 AM PDT

Pemilu tahun ini mengalami peningkatan pemilih dari pemilu sebelumnya. Tak hanya pemilih di dalam negeri, pemilih di luar negeri juga melonjak tinggi.

Namun, menjelang pemilihan presiden, seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (8/7/2014), masih terdapat warga yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Grafis 1 menjelaskan, bagi mereka yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap dipastikan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

Grafis 2 menunjukkan bagi warga yang tidak terdaftar di DPT dapat ikut mencoblos dengan membawa KTP sesuai domisili tempat pemungutan suara. Sedangkan bagi mereka yang hendak mencoblos di luar TPS, di grafis 3 dijelaskan harus menyertakan formulir A5.

Sementara itu, bila ada warga yang belum mempunyai Formulir A5, mereka tidak diperbolehkan mencoblos. Disarankan agar Anda kembali ke daerah asal di mana Anda terdaftar sebagai pemilih atau sesuai alamat KTP. (Yus)

Baca Juga:

KPU Tenangkan Artis-artis yang Khawatir Pilpres Dicurangi

Fanatisme Bisa Picu Rusuh, Polri Diminta Optimal Saat Pilpres

Masa Tenang, Baliho Garuda Merah Masih Terlihat di Yogya

 

 

Foto Jokowi- Ternyata Hanya Rekayasa

Posted: 08 Jul 2014 04:38 AM PDT

Perbincangan Pemilihan Umum Pemilu (pemilu) 2014 semakin ramai di sosial media (sosmed) seperti Twitter dan Path. Dukungan yang ditujukkan bagi calon presien (capres) pun semakin di perlihatkan para Tweeple melalui ciapannya.

Sejak kemarin Senin, 7 Juli 2014 perbincangan ini semakin heboh dengan munculnya dukungan yang datang dari penyanyi Gordon Matthew Thomas Summer atau lebih dikenal dengan Sting di akun Facebooknya. "Use your rights-every vote counts #Jokowi9Juli (Gunakan hak Anda dalam pemungutan suara # Jokowi9Juli)", tulis Sting di akunnya.

Setelah Sting membuat pernyataan dukungannya untuk capres Jokowi, di timeline sosmed seperti Path, Twitter dan Instagram lalu tersebar foto Jokowi dan Sting sedang berangkulan. Banyak para onliner yang tidak mengetahui benar atau tidaknya foto tersebut. Bahkan foto tersebut membuat penasaran onliner dengan meneliti gambar tersebut untuk mencari fakta kebenarannya. Hasilnya, foto tersebut akhirnya dibedah dan ditemukan bahwa foto tersebut hanya editan yang menggunakan Photoshop. 

Foto yang tampak asli itu  hasil karya seorang photografer bernama Agan Harahap. Kemarin malam ia menggunggah foto Jokowi bersama Sting di akun Instagramnya, memang beberapa orang belum mengenal sosok Agan yang sering membuat editan foto tokoh atau artis yang disesuaikan dengan fenomena sosial yang sedang berlangsung.

Sebelumnya nama Agan terlebih dahulu populer berkat foto para selebriti dunia seperti Paris Hilton, Miley Cyrus, Justin Bieber dan Rihanna yang ia kemas dalam bentuk humor yang banyak disukai onliner. Tidak hanya memantau hasil karya Agan, para onliner juga mempublikasikannya dengan me-repath, mengetwit maupun me-regram. 

Disclaimer:

Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.

Anda juga bisa mengirimkan link postingan terbaru blog Anda atau artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.  

Mulai 1 Juli sampai dengan 13 Juli Citizen6 mengadakan program menulis bertopik ke-15: Tempat Asyik Buat Ngabuburit berhadiah router dan merchandise cantik. Info detail di sini.