Senin, 10 November 2014

Liputan6: RSS 0.92

Liputan6: RSS 0.92


INFOGRAFIS: Melacak Auman si Macan

Posted: 10 Nov 2014 04:54 AM PST

Polisi menangkap Raden Nuh, pria yang diduga pemilik dan pengelola akun Twitter @Triomacan2000 dan @TM2000Back pada Minggu 2 November 2014 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Atas dugaan pemerasan terhadap petinggi PT Telkom dan pencucian uang. Sebelum membekuk Raden Nuh yang bergelar Drs, SH, SIP, dan SE, polisi sudah lebih dulu menangkap Edi Syahputra, komisaris perusahaan media online dan Harry Koes Hardjono. Akhir 'auman' si macan?

 

Melacak Jejak @TrioMacan2000

Posted: 10 Nov 2014 04:53 AM PST

"Nowhere but everywhere", begitu @TrioMacan2000 mendefinisikan diri di internet. Sudah lama publik bertanya-tanya siapa di balik akun yang kerap bikin heboh dengan informasi terkait korupsi sampai perselingkuhan.

Hingga akhirnya, jejak si Macan mulai terendus pada  28 Oktober 2014.  Sore itu polisi menangkap Edi Syahputra, komisaris media online, Asatunews, yang disebut-sebut sebagai penggagas akun @TrioMacan2000 yang kemudian jadi @TM2000Back. Aparat juga menangkap Herry Koes dan Raden Nuh.

Raden Nuh yang bergelar Drs, SH, SIP, dan SE ditangkap di rumah kost Jalan Tebet Barat Dalam 5, Jakarta Selatan, Minggu pukul 01.00 WIB. Dia diduga sebagai otak pelaku pemerasan terhadap beberapa pejabat PT Telkom. Polisi juga menyebutnya sebagai pendiri akun @TrioMacan2000.

Penyidik Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terus melakukan pemeriksaan digital forensik barang bukti milik para tersangka untuk menguak kasus tersebut.

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan digital forensik, cepat atau lambat pemeriksaan ini tergantung besaran data yang dimiliki tersangka,” kata Kepala Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hilarius Duha.

Dalam kasus @TrioMacan2000, fakta yang telusuri berdasarkan pemeriksaan digital berupa data rekam ketik di komputer, laptop, dan ponsel milik tersangka. “Tersangka bisa saja berbohong, tapi jika sudah dibuktikan melalui pemeriksaan digital forensik maka tersangka tidak akan bisa mengelak karena rekam ketik dan catatan-catatan sebelumnya akan terlihat,” ucap Hilarius.

Polisi menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) untuk menjerat tersangka kasus TrioMacan2000.

Ancaman UU ITE

Bagaimana efektifitas UU ITE terkait media sosial atau internet? Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Ismail Cawidu, mengatakan tindak pemerasan/pengancaman melalui internet masuk dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam Pasal 27 ayat (3).

“Ancaman pidana dari Pasal 27 ayat (3) UU ITE tersebut diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” kata Ismail yang dihubungi tim Liputan6.com melalui sambungan telepon.  

Selain UU ITE, pemerasan/pengancaman melalui internet juga dapat dipidana menggunakan Pasal 369 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Beberapa tahun belakangan ini banyak pengaduan dari pihak kepolisian maupun masyarakat tentang kasus-kasus seperti ini, baik kasus pemerasan melalui media sosial, peredaran obat palsu di internet, domain perjudian, dan lain sebagainya,” papar Ismail.

Ismail menuturkan, setidaknya per April 2014 ada sekitar 813 ribu nama domain yang diblokir Kemkominfo dan hampir semuanya berdasarkan pengaduan dari masyarakat.

“Per April 2014 ada sekitar 813 ribu nama domain yang kami blokir, di mana 75% di antaranya adalah konten yang mengandung pornografi. Sisanya ada kasus perjudian, peredaran obat palsu, narkoba, pemerasan, dan pencemaran nama baik melalui internet,” tutup Ismail.

UU ITE sendiri baru ada di Indonesia dan telah disahkan oleh DPR pada 25 Maret 2008. UU ITE terdiri dari 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi di dalamnya. Perbuatan yang dilarang (kejahatan cyber) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37):

- Pasal 27: Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan.
- Pasal 28: Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian dan Permusuhan.
- Pasal 29: Ancaman Kekerasan dan Menakut-nakuti.
- Pasal 30: Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking.
- Pasal 31: Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi.
- Pasal 32: Pemindahan, Perusakan dan Membuka Informasi Rahasia.
- Pasal 33: Penyebaran virus, Membuat Sistem Tidak Bekerja.
- Pasal 35: Menjadikan Seolah Dokumen Otentik, manipulasi, phising.
- Pasal 36: Pencemaran nama baik, penghinaan.
- Pasal 37: Pelaku kejahatan cyber yang berada di luar wilayah yurisdiksi Indonesia.

UU ITE yang seyogyanya bertujuan memajukembangkan teknologi informasi dan keinginan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dinilai mempunyai sisi positif dan negatif.

Berdasarkan pengamatan para pakar hukum dan politik, UU ITE mempunyai sisi positif bagi Indonesia. Misalnya memberikan peluang bagi bisnis baru para wiraswastawan di Indonesia karena penyelenggaraan sistem elektronik diwajibkan berbadan hukum dan berdomisili di Indonesia.

UU ITE juga dapat mengantisipasi kemungkinan penyalahgunaan internet yang merugikan, memberikan perlindungan hukum terhadap transaksi dan sistem elektronik serta memberikan perlindungan hukum terhadap kegiatan ekonomi misalnya transaksi dagang.

UU ITE pun bisa menjerat pelaku penyalahgunaan internet seperti pembobolan situs-situs tertentu milik pemerintah dan dapat meminimalisir adanya penyalahgunaan dan penipuan transaksi elektronik. Tak hanya itu, UU ITE juga memungkinkan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang di luar Indonesia dapat diadili.

Yurisdiksi UU ITE tidak hanya berlaku di wilayah Republik Indonesia melainkan juga berlaku atas kejahatan yang dilakukan di luar wilayah teritori Indonesia.

Selain itu, UU ITE juga membuka peluang kepada pemerintah untuk mengadakan program pemberdayaan internet. Masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang kurang tersentuh adanya internet. Undang-undang ini juga memberikan solusi untuk meminimalisir penyalahgunaan internet.

Sementara sisi negatifnya, UU ITE membuat batasan bagi setiap warga negara untuk mengeluarkan pendapat. Contohnya kasus Prita Mulyasari yang berurusan dengan RS Omni Internasional dan sempat dijerat dengan undang-undang ini.

Prita dituduh mencemarkan nama baik lewat internet. Padahal dalam undang-undang konsumen dijelaskan bahwa konsumen memiliki hak untuk menyampaikan keluh kesah mengenai pelayanan publik.

Dalam hal ini seolah-olah terjadi tumpang tindih antara UU ITE dengan UU konsumen. UU ITE juga dianggap banyak pihak membatasi hak kebebasan berekspresi, mengeluarkan pendapat, dan menghambat kreativitas dalam berinternet. Padahal sudah jelas bahwa negara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk mengeluarkan pendapat.

Cara Melacak Akun Pseudonim

Cara Melacak Akun Pseudonim

Berkaitan dengan pelaku kejahatan cyber, ditangkapnya Raden Nuh dan Edi Syahputra, dua terduga pemilik sekaligus pengelola akun Twitter @Triomacan2000 dan @TM2000Back membuat banyak orang penasaran dengan cara melacak akun pseudonim, alias akun-akun yang menggunakan identitas samaran.

Selain @Triomacan2000 dan @TM2000Back, sebenarnya masih ada sejumlah akun pseudonim lainnya yang juga kerap melancarkan aksi provokatif di lini massa Twitter. Akun-akun tersebut tidak memiliki kejelasan siapa admin yang menavigasikannya. Bahayanya, akun-akun seperti ini kerap bermuatan politis dan dimanfaatkan untuk mengarahkan persepsi masyarakat terhadap suatu isu.

Dari kacamata teknologi, admin atau pengelola sebuah akun Twitter pseudonim tidak dapat dilacak secara pasti. Sebab pada dasarnya pengelola akun pseudonim bisa siapa saja di berbagai penjuru dunia.

Namun secara teknologi posisi atau lokasi seorang admin pseudonim dapat dilacak melalui akses jaringan internet yang digunakannya. Akses jaringan internet yang digunkan oleh seorang pengguna internet pastinya mempunyai alamat yang disebut Internet Protocol Address (IP Address).

IP Address berfungsi agar komputer bisa terhubung dengan jaringan komputer milik para pengguna lain di seluruh dunia. Layaknya sebuah alamat rumah, IP Adress dapat menunjukkan lokasi perangkat yang terhubung dengan jaringan internet tertentu.

IP Address sendiri terbagi dua, yakni IP Public dan IP Local. IP Public adalah IP yang terdaftar pada provider atau penyedia jasa layanan internet, sedangkan IP Local adalah alamat lokal pada komputer kita. Keduanya bisa dilacak karena semua IP Adress harus terdaftar.

Dengan kondisi tersebut, dapat dipastikan sebuah tweet yang dilontarkan akun pseudonim menyertakan jejak IP Adress yang digunakannya. Jika ia menggunakan IP Public, maka dapat diketahui melalui jaringan penyelenggara internet mana akun pesudonim beroperasi. Atau jika menggunakan IP Local, dapat diketahui secara langsung posisi perangkat (di perkantoran atau warung internet biasanya) yang digunakan oleh akun pseudonim.

Untuk mendapatkan lokasi alamat IP Adress, bisa digunakan sejumlah situs bantuan seperti iptrackeronline.com, whatsmyip.com, ip-adress.org, dan masih banyak lagi.

Menggunakan Tools Creepy

Cara lain untuk melacak akun Twitter pseudonim adalah memanfaatkan sebuah program komputer yang disebut dengan tools Creepy. Ini memang merupakan cara yang sangat teknis dan tidak mungkin bisa dilakukan semua orang. Namun menggunakan tools ini diyakini cukup ampuh untuk mengungkap admin akun pseudonim.

Menurut penjelasan di laman Social Engineer, untuk menggunakan cara ini kita harus terlebih dulu meng-install tools Creepy yang merupakan tools bawaan dari program Backtrack Linux. Fungsinya adalah melacak keberadaan seseorang via akun Twitter yang digunakannya.

Bila tools Creepy sudah terinstal, Anda dapat memasukkan username akun Twitter yang ingin ditelusuri, dan nantinya tools Creey akan menunjukkan posisi si pemilik akun Twitter sesuai jejak tweet yang ia lakukan.



Dalam penjabarannya, akan terlihat di mana posisi pemilik akun berdasarkan tweet terakhir yang ia lakukan.


Sebenarnya masih banyak lagi cara dan metode yang dapat dilakukan untuk melacak akun pseudonim. Namun tentunya itu merupakan pekerjaan teknis yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi. (Yus)
 

Triomacan2000, Eng ing eeeng ...jreeeeng jreeeeng!!

Posted: 10 Nov 2014 04:52 AM PST

Jam dinding sebuah rumah kos di bilangan Tebet menunjukkan pukul 01.00 WIB dini hari. Saat seluruh penghuni rumah berlantai 2 itu telah terlelap, di salah satu kamar sejumlah polisi melakukan penangkapan.

Pria berkaos kerah putih garis hitam itu tak berkutik saat aparat memintanya ikut ke Mapolda Metro Jaya. Dia adalah Raden Nuh. Ia disebut-sebut sebagai pendiri sekaligus pengelola akun twitter kontroversial Triomacan2000 @TM2000Back.

Raden Nuh disangkakan terlibat dalam kasus pemerasan terhadap PT Telkom melalui kicauan tuduhan-tuduhan korupsi di twitter. Ia juga diduga terlibat dalam praktik tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, Raden Nuh menyangkalnya dan ia merasa dijebak.

Penangkapan Raden Nuh merupakan lanjutan dari dibekuknya pengelola Triomacan2000 lain, Edi Syahputra. Edi dijemput polisi pada 28 Oktober dini hari di kantor media online Asatunews. Tepatnya di depan rumah kos tempat Raden Nuh ditangkap 5 hari setelahnya.

Edi ditangkap di ruangan pemimpin redaksi Asatunews. Saat penangkapan itu, Raden Nuh berada di ruangan yang sama. Namun, polisi hanya menggelandang Edi ke Mapolda Metro Jaya beserta uang tunai sekitar Rp 50 juta yang ada di laci meja Raden Nuh sebagai barang bukti.

"Sekelompok orang memeras pihak untuk mendapatkan duit," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto terkait alasan penangkapan Edi.

Edi melalui Triomacan2000 dan Asatunews diduga memeras PT Telkom, 2 minggu sebelum ditangkap. Pemerasan bermula saat Edi bertemu dengan Wakil Presiden Bidang Komunikasi PT Telkom Arief Prabowo atau AP untuk menawarkan proposal pemasangan iklan di Asatunews. Namun tawaran yang diajukan Edi dianggap tidak masuk akal.

Edi meminta uang iklan dibayar 100 persen di muka. Tawaran itu sontak ditolak Arief. Akibat penolakan itu, berita miring soal pejabat Telkom langsung dimuat di Asatunews dan dicuitkan @TM2000Back pada akhir September 2014.

Dalam pemberitaan dan cuitan Triomacan2000, mantan Direktur Utama Telkom Arief Yahya yang kini menjadi Menteri Pariwisata, dituding terlibat korupsi Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan. Arief Prabowo yang tak terima pun langsung melaporkan Edi ke polisi dengan tuduhan apa yang disebar Triomacan2000 tentang Telkom sebagai fitnah yang berujung pada pemerasan. Berbekal laporan Arief Prabowo, polisi langsung bergerak menangkap Edi.

"Setelah tidak disetujui dan dianggap gagal kerja sama, muncul posting berita berisi fitnah atau pencemaran nama baik dan di-posting melalui media elektronik menggunakan HP ke nomor saudara AP, " ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 29 Oktober 2014.

"Isi dari SMS tersebut sebagian berbunyi, perampokan PT Telkom berkedok akuisisi dan seterusnya," imbuh dia.

Tak puas, lanjut Rikwanto, SMS pun diteruskan Edi dengan menggunakan nomor HP lainnya. Namun Arief Prabowo mengetahui bahwa pengirim pesan yang menggunakan nomor HP tersebut adalah Edi. Rencana pun disusun.

Dari komunikasi tersebut lalu terjadi sebuah kesepakatan, yang intinya tidak ada lagi posting-an berita-berita fitnah atau yang mencemarkan nama baik Arief Prabowo. "Disepakati untuk dikirimkan sejumlah uang sekitar Rp 50 juta kepada saudara ES, namun sebelumnya saudara AP sudah melapor ke penyidik Cyber Polda Mertro Jaya. Uang dikirimkan dan sampai ke alamat yang dituju, yaitu di sebuah rumah yang juga merangkap kantor di Tebet, Jakarta Selatan," papar Rikwanto. Di sana polisi membekuk Edi.

Selain uang, barang bukti yang ikut disita, yakni tas, 1 HP Samsung dan 2 simcard, 1 BB (Blackberry) beserta simcard. Edi pun dikenakan Pasal 45 jucto Pasal 27 UUD ITE, Pasal 368 KUHP pemerasan, 369 KUHP, 310 dan 311 KUHP.

Selain Arief Prabowo, Direktur Utama PT Tower Bersama Infrastrukur (TBIG)-Telkom Abdul Satar juga melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan Triomacan2000. Dari laporan Abdul Satar inilah Raden Nuh ditangkap.



Setelah menangkap Edi, polisi kemudian melakukan penyidikan mendalam dengan modal barang bukti yang ditunjukkan Abdul Satar dan sopirnya. Polisi lalu menangkap Harry Koes Hardjono, yang juga dituding sebagai pengelola Triomacan2000, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 31 Oktober 2014. "Setelah dilakukan penangkapan terhadap HK diketahui uang Rp 50 juta sudah ditransfer ke rekening ES," beber Kasubdit Cyber Crime Ditkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hilarius Duha.

Pada Minggu 2 November 2014, polisi menangkap Raden Nuh di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dengan tuduhan pemerasan dan TPPU. "Kepada penyidik, RN mengaku sebagai pembuat akun @TrioMacan2000 yang sekarang @TM2000Back," jelas Hilarius.

Penangkapan itu dilakukan atas pemerasan yang dialami Abdul Satar pada Agustus 2014. Kala itu, Harry meminta uang Rp 300 juta untuk menutup dan menghapus tulisan yang ada di @berantas3, akun 'galak' lain Triomacan2000. Tautan itu berupa foto Abdul Satar yang digabungkan dengan foto perempuan serta foto Arief Yahya yang dikatakan sebagai CS antek Trenggono.

Tawar-menawar pun terjadi sampai akhirnya Satar menyetujui adanya pemberian uang senilai Rp 50 juta kepada Harry. Uang itu lalu diantar oleh sopir Satar berinisial A. Selain itu, Satar juga mengirim uang ke rekening Harry senilai Rp 3 juta dan 8 juta guna menghapus tautan yang ada di akun @berantas3.

Ternyata tautan itu belum juga dihapus sampai akhirnya Satar menghubungi Raden Nuh pada September 2014. Alih-alih menghapus tautan tersebut, Raden Nuh malah meminta uang Rp 300 juta. Uang itu pun diberikan kepada Raden Nuh pada 13 Oktober 2014 di restoran di Tebet. Tapi, tautan tentang Satar dan PT Telkom belum juga dihapus.

Dari penangkapan itu, polisi menyita 6 unit ponsel, 1 tablet, 1 rekening BCA, dan uang tunai senilai Rp 49.650.000 dan 2 CPU. Harry Koes dan Raden Nuh dijerat Pasal 369 KUHP tentang Pemerasan dan Pasal 3,4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (Baca bantahan Triomacan2000 di [tautan ini](2131930 ""))

Triomacan2000 Dijebak?

Triomacan2000 Dijebak?

Penyidik Cyber Crime Dirkrimsus Polda Metro mengaku memiliki bukti-bukti kuat untuk menjerat Raden Nuh cs dengan pasal pemerasan dan tindak pidana pencucian uang. Untuk pemerasan dibuktikan dengan barang bukti uang yang diamankan penyidik saat operasi tangkap tangan Edi Syahputra di kantor berita Asatunews. Dalam operasi tangkap tangan itu, penyidik menemukan uang sekitar Rp 50 juta di laci meja Raden Nuh.

Namun, kuasa hukum Raden Nuh dan Edi Syahputra, Junaidi, menyatakan semua uang yang ditemukan penyidik adalah dana operasional Asatunews. Junaidi pun menegaskan, penangkapan Edi dan Raden Nuh merupakan jebakan oleh Arief Prabowo dan Abdul Satar yang ikut mendirikan Asatunews.

Junaidi pun membeberkan kronologi penangkapan Edi pada 28 Oktober 2014 sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Berdasarkan keterangan dari Edi, saat itu Arief Prabowo berjanji menyerahkan uang Rp 50 juta dengan mengirimkan 2 kurir. Namun Edi mengaku terkejut saat uang itu dikirimkan justru pada malam hari. Uang itu, menurutnya, sebagai dana

"Kalau malam hari kan nggak jelas itu. Ya bagaimana kan harus dikasih ke administrasi buat tanda terima. Karena itu memang biaya operasional Asatunews. Tapi kalau malam orang keuangannya sudah pulang," kata Junaidi kepada Liputan6.com di Galeri Cafe, Jakarta, Jumat 7 November 2014.

Uang itu diserahkan 2 kurir kiriman Arief di ruang rapat kantor Asatunews di lantai 2. Di ruang rapat itu, Edi dan 2 kurir dari Arief Prabowo juga berbincang hingga uang Rp 50 juta diterima Edi. Saat ingin pulang kedua kurir itu diajak masuk ke dalam ruangan Pemimpin Redaksi Asatunews.

"Itu ruangan Pemred. Diajak biar tahu dan kenal. Paling tidak membenarkan uang itu digunakan untuk operasional kantor," tambah Junaidi.

Di dalam ruangan yang juga terletak di lantai 2 itu, ada Raden Nuh dan Rusdi, pengacara tersangka kasus suap SKK Migas Rudi Rubiandini. Keberadaan Rusdi menurut Junaidi tengah berkonsultasi dan bincang-bincang terkait kasus SKK Migas. Saat itu, Raden Nuh mengaku tidak mengetahui apa urusan Edi dan kurir Arief di ruang rapat.

Saat diajak masuk, lanjut Junaidi, kedua kurir itu justru lari menuju tangga menuju ke bawah. Tak lama setelah 2 kurir itu turun, 3 polisi naik dan langsung masuk ke dalam ruangan Raden Nuh. Polisi pun langsung menangkap Edi dan mengamankan uang Rp 50 juta serta membawa beberapa dokumen yang ada di ruangan.

"Laporan tanggal 27, malam ditangkap langsung. Kenapa nggak dari 2013 dilaporin kalau memang memeras. Sampai saat ini kita nilai polisi masih profesional. Tapi kenapa tidak lewati proses penyelidikan dan seolah-olah ada skenario," tukas Junaidi.

Sementara itu, melalui Asatunews, Raden Nuh menyampaikan klarifikasinya terkait tuduhan tindak pidana pemerasan terhadap Abdul Satar dan atau Wahyu Sakti Trenggono. Ia mengaku tidak pernah dan tak akan pernah melakukan pemerasan terhadap Abdul Satar atau Wahyu Sakti Trenggono atau siapa pun juga, baik pada masa lalu, sekarang atau masa akan datang karena tindakan itu jauh dari sifat dan karakternya. "Jangankan berbuat pemerasan, memikirkannya saja saya tak pernah."



"Apalagi jika disebutkan saya memeras Abdul Satar atau biasa saya panggil Abangda Satar atau WS Trenggono, bahkan untuk meminta uang kepada Satar atau Trenggono, saya tidak pernah, meski Satar dan Trenggono kerap menawarkan bantuan uang atau lainnya kepada saya. Karena secara ekonomi, saya cukup mampu dan ketika ditawarkan bantuan uang dengan berbagai alasan, saya selalu menolak," tulisnya Raden Nuh.

Meski begitu, dia mengakui menerima sejumlah uang Rp 50 juta dan Rp 275 juta pada pertengahan oktober 2014 lalu. Raden Nuh menjelaskan, uang tersebut adalah untuk penggantian biaya operasional perusahaan/ kantor PT Asatu Media Perdana Bangsa, "yang merupakan milik Abdul Satar dan Wahyu Sakti Trenggono, saya dan Hari Koeshardjono. Di mana kepemilikan saham PT Asatu Media Perdana Bangsa sebesar 51% adalah milik Abdul Satar dan Trenggono, 35% milik Raden Nuh dan Abadullah Rasyid, serta 14% milik Hari Koeshardjono." Namun, dalam akte perusahaan, saham milik Satar dan Trenggono dititipkan atas nama Hari Koes Hardjono.

"Penyerahan uang sebanyak 2 kali dilakukan di restoran Larazeta Jalan Tebet Barat Raya 17 Tebet, Jakarta selatan. Penyerahan kedua pada tanggal 16 Oktober 2014 sekitar pukul 13.30 WIB di restoran Larazeta Jalan Tebet Barat Raya No. 17 lantai 2. Di mana pertemuan itu adalah inisiatif dari Satar setelah pertemuan pertama beberapa hari sebelumnya yang mana juga merupakan inisiatif dari Satar melalui ajakan pertemuan kepada saya melalui pesan Blackberry Messenger," papar Raden Nuh.

Pada pertemuan pertama, lanjut dia, Abdul Satar mengundang bertemu dan mengajak makan siang tanpa menyebutkan alasan dan maksud pertemuan. Setelah makan siang, barulah Abdul Satar menanyakan mengenai kondisi perusahaan PT Asatu Media Perdana Bangsa yang mengelola media online Asatunews. "Saya jelaskan bahwa sejak Abdul Satar dan Trenggono tidak lagi atau menghentikan transfer biaya operasional kepada Asatunews sejak sekitar bulan Juni 2014 lalu, Asatunews memliki hutang di mana-mana, termasuk pada karyawan sendiri."

Raden Nuh menyebut, Asatunews didirikan atas inisiatif Wahyu Sakti Trenggono pasca pertemuan dengan dia, Hari Koes Harfdjono, Abdullah Rasyid dan Wahyu Sakti Trenggono pada hari Senin, tanggal 17 Juni 2013, sekitar pukul 18.30 hingga pukul 21.30 di Opal Cafe, Tebet Green Jalan MT Haryono Jakarta Selatan.

Pada awal Oktober 2014 tiba, Satar mengirim SMS mengajak Raden Nuh bertemu dan menyerahkan sebagian uang untuk yang menjadi komitmen Trenggono dan Satar sejak pertama kali berniat mendirikan Asatunews. Penyerahan uang 2 kali yang dilakukan Satar melaluinya untuk Asatunews masing-masing Rp 50 juta dan Rp 275 juta.

"Saya tahu skenario rekayasa kasus pidana atau kriminalisasi terhadap saya. Ada informasi, nasib saya juga akan dijadikan seperti Edi Syahputra, Ibnu Misbakhul Hayat, Hari Koeshardjono atau bahkan seperti Anas Urbaningrum dan Antasari Azhar, di mana opini palsu diciptakan secara masif dan terus-menerus tanpa ada perimbangan berita yang sebenarnya," jelas dia.

"Seiring dengan itu, kesalahan saya selaku manusia biasa akan dikorek-korek, dicari-dicari sampai ketemu dan jika tak ketemu maka akan diciptakan kejahatan fiktif di mana saya harus dihukum penjara atau dimatikan di penjara atas perintah orang-orang tertentu. Alangkah malangnya nasib Bangsa dan Negara Indonesia yang tercinta, di mana konstitusi dan mukaddimah UUD 1945 tegas menyatakan Indonesia adalah negara berdasarkan hukum, bukan kekuasaan," tutup Raden Nuh.

Cakar si Macan

Cakar si Macan

"Eng ing eeeng ...jreeeeng jreeeeng !!" Itulah 'auman' terakhir Triomacan2000 di akun @TM2000Back. 'Auman kontroversial' @TM2000Back terhenti sejak Raden Nuh dibekuk lantaran dituduh melakukan pemerasan terhadap pejabat PT Telkom. Sebelum @TM2000Back, akun Triomacan2000 adalah @TrioMacan2000.

Pengikut akun @Triomacan2000 familiar dengan tiga suku kata itu: 'eng ing eng' -- yang digunakan untuk mengawali kumpulan tweetnya. Menimbulkan efek dramatis, bikin deg-degan. Entah dari mana inspirasinya didapat.

Akun @TrioMacan2000 mulai naik daun pada medio 2012. Kala itu, sang macan kerap mencuit kasus dugaan korupsi sejumlah pejabat. Di tahun 2012 itu pula, identitas pengelola akun Triomacan2000 juga mulai terkuak. Bermula dari perkara yang dialami Umar Syadat Hasibuan, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri kala itu. Umar yang aktif di Twitterland dengan akun @UmarSyadat merasa difitnah @TrioMacan2000, telah menerima suap Rp 500 juta dari Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edy.

Umar pun mencari tahu siapa orang di balik Triomacan2000, hingga akhirnya menemukan nama Raden Nuh. Saat menemui Raden Nuh untuk mengonfirmasinya, Umar merekam percakapan mereka. Dalam rekaman yang diunggah di Youtube, Raden Nuh mengaku binaan jenderal purnawirawan polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolda.

Pada 2012 juga, Triomacan2000 terlibat dalam Pemilukada DKI Jakarta. Tepatnya saat putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta tahun 2012. @TrioMacan2000 yang awalnya agresif mencuit dengan tagar #SayNotoFoke, belakangan beralih mendukung Fauzi Bowo dan menyerang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai wakil Jokowi saat itu.

Akun @Triomacan2000, mencuit bahwa Ahok menggelapkan dana anggaran pembangunan Bangka Belitung. Namun Ahok mengaku tidak takut dan gusar. Justru sebaliknya ia senang karena namanya makin terkenal. Berikut daftar mereka yang pernah menjadi korban 'auman' Triomacan2000:

1. Basuki Tjahja Purnama atau Ahok

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku pernah menjadi korban pemerasan Triomacan2000 saat Pilkada DKI 2012. Ahok pun memuji tindakan korban pemerasan akun Triomacan2000 yang merupakan salah satu pejabat PT Telkom, Arief Prabowo. Dia 'angkat topi' atas aksi Arief Prabowo yang 'menjebak' pengelola akun kontroversial itu hingga akhirnya ditangkap.

Ahok mengaku saat dirinya diperas 2 tahun lalu, ia langsung menolak membayar oknum yang mengaku pemilik akun Triomacan2000. Dirinya juga tidak mencoba melaporkan pemeras itu karena tak memiliki bukti.

"Waktu itu ada yang datang kalau mau bisa damai segala macam, kan aku nggak mau meladen. Aku nggak bisa lapor. Kan percuma, bukti nggak ada. Aku nggak ada waktu menjebak-menjebak begitu," jelas Ahok.

Walaupun mengakui Triomacan2000 pernah meminta sejumlah dana kepadanya agar kicauan negatif tentangnya diredam, Ahok enggan mengungkap jumlahnya. "Nggak inget, ntar kalau ngomong dibilang fitnah, nggak ada bukti waktu ngomong," ucap dia.

Lagipula, kata Ahok, kicauan negatif Triomacan2000 kepada dirinya dan Jokowi kala itu toh bermanfaat juga sebagai promosi gratis. "Makin digituin makin demen gue kan. Walau kampanye hitam, rekam jejak kita ketahuan orang. Zaman online sekarang, kayak orang buang mutiara ke lumpur, dibersihin lama-lama jadi tahu itu mutiara," ucap dia.

"Yang penting rekam jejak benar, nggak usah khawatir, santai saja," tandas Ahok. Informasi yang beredar, Ahok diperas Triomacan2000 senilai Rp 1 miliar.

2. Syarief Hasan

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) era mantan Presiden SBY Syarief Hasan pernah melaporkan admin Triomacan2000 atas pencemaran nama baik ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya. Laporan itu dibuat pada Kamis 16 Mei 2013 lalu.

Syarief menilai telah terjadi pencemaran nama baik yang ditujukan kepada sang istri, Ingrid Kansil lewat kicauan akun TrioMacan2000.

Akun Twitter @TrioMacan2000 -- kini @TM2000Back menyebutkan, seorang menteri KIB II yang berasal dari partai yang berkuasa sedang goncang. Sebab istrinya dipergoki 'bermain' alias berselingkuh dengan anak dari istri pertama.

Kendati tulisan di akun itu tak menyebutkan nama sama sekali, Syarief merasa tulisan itu mengarah ke keluarganya. Pelaku pun disangkakan dengan Pasal 310 KUHP juncto Pasal 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, dan Pasal 27 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Polisi langsung dibuat sibuk untuk mencari dan memeriksa pemilik serta pengelola akun tersebut. Diyakini, akun TrioMacan2000 tak cuma dikelola 1 orang.

3. Dahlan Iskan

Menjelang penghujung 2013 lalu, auman TrioMacan2000 kembali menebar sensasi. Saat itu, akun tersebut berkicau soal sejumlah kasus korupsi yang diduga melibatkan Menteri BUMN era Presiden SBY, Dahlan Iskan.

Kasus dugaan korupsi itu, yakni kasus dana bencana Nusa Tenggara Timur dan Aceh, kasus korupsi di PLN, hingga kasus korupsi PLTU Embalut, Kalimantan Timur. @TrioMacan2000 juga mengaku kicauannya itu sudah didengar Presiden SBY.

Karena kuatnya tudingan tersebut, Sekretaris Kabinet saat itu Dipo Alam pun tergerak untuk meminta klarifikasi dengan mengundang @TrioMacan2000 ke kantornya dan menyerahkan bukti-bukti tersebut.

Namun bukannya orang di balik akun Twitter itu yang muncul, sang macan malah mengutus 4 orang kuasa hukumnya. Mereka, yakni William, Ibnu MH, Edi Syahputra, dan Ahmad Irwandi Lubis. Pertemuan itu pun digelar tertutup di Kantor Dipo.

"Kenapa mereka kita layani? Karena sudah banyak kultweet dari @TrioMacan2000 yang menuduh tindak pidana korupsi Pak Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN. Menteri BUMN juga selaku menteri kabinet. Tentunya itu menjadi terkait urusannya dengan kami kalau anggota kabinet," ujar Dipo 30 Desember 2013 lalu.

Dituduh seperti itu, Dahlan sendiri tetap santai. Dia malah menjawab sambil berkelakar. "Ya sudah, nggak ngebantah, biarin saja (ada dugaan korupsi)," tutur dia 6 Januari 2014 lalu.

4. Marwan Effendy

Mantan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Marwan Effendy juga pernah berurusan dengan TrioMacan2000 dengan kasus pencemaran nama baik.

Hal ini berawal dari sebuah akun Twitter @fajriska yang menuding Marwan menggelapkan uang barang bukti kasus korupsi Bank BRI pada 2003 silam senilai Rp 500 miliar saat menjabat Aspidsus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Marwan Effendy. Tulisan itu lantas di-retweet akun Twitter @TrioMacan2000.

Marwan menduga kuat pemilik akun @fajriska merupakan M Fajriska alias Boy Fajriska. Bahkan politisi PKB itu yakin Fajriska adalah pemilik akun yang sama dengan nama @TrioMacan2000. Fajriska dalam sebuah kesempatan membantah sebagai pemilik akun dalam twitter @fajriska atau @Triomacan2000.

5. Jumhur Hidayat

Saat menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), M Jumhur Hidayat diketahui juga melaporkan akun Triomacan2000. Jumhur melaporkan pemilik akun Triomacan2000 atas dugaan pencemaran nama baik lantaran dituding melakukan pungli dengan cara mengutip dari para TKI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Rikwanto mengaku, penyidik telah memeriksa Jumhur sebagai pelapor. Kasus itu pun hingga kini masih diselidiki polisi.

"Ya itu masih diselidiki ya karena itu akunnya itu kan bukan identitas yang sebenarnya," ujar Rikwanto. (Yus)

Makna Runtuhnya Tembok Berlin Bagi Legenda Jerman

Posted: 10 Nov 2014 04:51 AM PST

Direktur olahraga Bayern Muenchen yang sekaligus mantan pemain tim nasional Jerman Timur Matthias Sammer mengatakan kalau runtuhnya Tembok Berlin pada 9 November 25 tahun yang lalu, memiliki makna khusus baginya.

Sammer yang bermain untuk Borussia Dortmund pada akhir karirenya sebagai pesepakbola, memimpikan dapat bermain di klub Bundesliga. Dibukanya perbatasan antara Jerman Barat dan Jerman Timur pada 9 November 1989 menandakan runtuhnya Republik Demokratis Jerman (GDR) hingga berakhir pada unifikasi Jerman pada 1990.

Berdirinya Jerman Bersatu mengubah kehidupan jutaan rakyat eks Jerman Timur seperti Sammer, yang terperangkap pada pemerintahan berhaluan sayap kiri.

Kini, Sammer menjabat sebagai direktur olahraga klub di bagian barat Jerman, Bayern Munich. Ia turut berjasa membawa timnya memenangi Liga Champions pada 2013 serta membawa pelatih Pep Guardiola datang ke Allianz Arena.

Selama karirenya sebagai pemain bola, Sammer tampil sebanyak 23 kali untuk Jerman Timur. Kemudian, usai penyatuan Jerman pada 1990, ia membela Jerman sebanyak 51 kali, termasuk ketika mengangkat Piala Eropa 1996 di Inggris.

Sammer Pernah Impikan Main di Bundesliga

Sammer pernah memenangkan Liga Champions pada 1997 serta menerima Ballon d'Or pada 1996. Saat mendengar berita runtuhnya Tembok Berlin, dia senang luar biasa.

"Kami sedang bersiap-siap di Leipzig untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Austria (ketika mendengar berita), tapi pada saat itu, segala sesuatu menguap, tidak hanya sepak bola," kata Sammer kepada harian Bild.

"Di pikiran Anda adalah mimpi itu bisa menjadi kenyataan karena akhirnya bisa bermain di Bundesliga. Itu adalah impian banyak pemain Jerman Timur, sesuatu yang Anda tidak pernah bisa secara terbuka dibicarakan," kenang Sammer.

Sammer bergabung tim Jerman Barat VfB Stuttgart pada bulan Juli 1990, delapan bulan setelah Tembok Berlin runtuh, mencetak 11 gol di musim pertamanya di Bundesliga. Dia membantu klub barunya menjadi juara liga yang pertama usai Jerman bersatu di musim 1991-1992.

"Saya hanya bisa mengatakan apa yang saya rasakan: terima kasih Tuhan kami satu negara lagi. Ini bukan seolah-olah kami masih memiliki masalah, tapi kami bisa sangat bangga. Sebagai contoh, ketika Anda melihat bagaimana desa Dresden telah dibangun kembali, itu luar biasa," tutup Sammer.

Baca Juga

[Bintang Porno Ini Janjikan Seks Gratis kepada Tim NBA](2131531 "")

[Bintang Barcelona Tergiur Bela Chelsea Ketimbang MU](2131523 "")

[Pemain-pemain Ini Tidak Main di 2 Uji Coba Timnas](2131368 "")

BBM Langka, Harga Bensin Eceran Tembus Rp 12 Ribu per Liter

Posted: 10 Nov 2014 04:50 AM PST

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Palu, Sulawesi Tengah, dimanfaatkan pedagang bensin eceran untuk meraup untung lebih besar. Saat ini mereka menaikkan harga jual bensin eceran Rp 12 ribu per liter.

"Harga terpaksa kami naikkan, karena untuk mendapatkan bensin juga susah harus antre berjam-jam di SPBU," tutur seorang pengecer bensin, Dadang, di Palu, Senin (10/11/2014).

Sebelumnya harga bensin yang dijual para pengecer berkisar Rp 7 ribu-Rp 8 ribu per liter. Namun karena kelangkaan BBM yang semakin parah, sehingga mereka menaikkan harga.

"Sudah mau tiga minggu BBM susah didapat di SPBU. Makanya kami menaikkan harga," imbuh pengecer bensin lainnya, Ari.

Meskipun harga bensin eceran melambung tinggi, namun tidak membuat sejumlah warga Palu yang mempunyai kendaraan roda dua dan empat tidak membeli. Malah, sejumlah warga memborong bensin eceran.

"Dari pada antre berjam-jam dan belum tentu dapat bensin, mending beli bensin eceran saja kendati harganya mahal," tandas warga Palu, Firman.

Pantauan Liputan6.com, seluruh SPBU yang ada di Palu hingga saat ini masih dipadati antrean panjang kendaraan warga yang ingin mendapatkan BBM bersubsidi. Bahkan, ada beberapa warga yang sudah mengantre sejak pagi, sebelum SPBU buka. (Dio P/Ahm)

Penampakan 'Noni Belanda' Saat Tes CPNS di Banten

Posted: 10 Nov 2014 04:47 AM PST

Sejumlah pemerintah daerah (pemda) sudah mulai menggelar tes bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditempatkan di wilayahnya. Salah satunya dilakukan Pemda Banten.

Namun, ada kejadian yang tak biasa mewarnai pelaksanaan tes CPNS Pemda Banten ini.

Seperti dituturkan Staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Budi yang mengaku melihat penampakan seorang Noni Belanda di ruang pelaksanaan tes CPNS.

Tes CPNS Pemda Banten kali ini berlangsung di gedung pendopo lama Gubernur Banten di Jalan Brigjen KH Syam'un Kota Serang. Ruangan tes tersebut memang gedung peninggalan zaman Belanda. 

"Semalam jam sembilan, saya lagi benerin kabel monitor. Selewat aja kayak Noni Belanda gitu. Di monitor ruang tengah. Mungkin itu perasaan saya saja karena kecapekan," kata Budi berusaha berpikir secara logika akan penampakan tersebut, Senin (10/11/2014).

Penampakan Noni Belanda tersebut sempat tertangkap sempat kamera CCTV meski hanya terlihat sekelebat.

Namun ketika ditanya lebih lanjut, Budi enggan bercerita karena merasa takut. "Jangan dibahas lagi, nanti malam saya masih kerja disini," pinta dia.

Untuk diketahui sebanyak 3.627 orang menjalani test sistem Computer Assisted Test (CAT) secara bertahap di Banten. (Yandhi/Nrm)

Asyiknya Merakit Laptop Sendiri di Rumah

Posted: 10 Nov 2014 04:45 AM PST

Dua entrepreneur muda, Ryan Dunwoody dan Jesse Lozano menunjukkan bagaimana laptop buatannya yang diberi nama Pi-Top, dapat dirancang sendiri di rumah. Pembeli hanya cukup mengeluarkan kocek 180 poundsterling atau sekitar Rp 3,5 jutaan.

Pi-Top sendiri memiliki bodi yang terbuat dari plastik berkualitas, dirancang menggunakan printer 3D. Mengutip laman Telegraph, Selasa (11/11/2014), laptop ini diklaim sebagai laptop pertama di dunia yang dirakit menggunakan teknologi pencetakan tiga dimensi.

Dalam paket penjualannya, Anda akan menemukan semua komponen yang dibutuhkan untuk membangun 3D-printable laptop ini. Terdapat pula layar monitor dan dapur pacu Raspberry Pi.



Raspberry Pi sendiri adalah komputer papan tunggal (Single Board Circuit /SBC) yang memiliki ukuran sebesar kartu kredit. Komputer super mini ini dikembangkan oleh Raspberry Pi Foundation yang berbasis di Inggris.

Memiliki fungsi yang sama layaknya sebuah komputer lengkap, Rapberry Pi menggunakan SoC (System-on-a-chip) ARM yang dikemas dan diintegrasikan di atas PCB (papan sirkuit) dengan dimensi 5.5cm x 8.5cm dan ketinggian 2cm.

Tertarik untuk membeli Pi-Top? Anda dapat melakukan pemesanan di situs crowdfunding IndieGoGo

 

Ki Kusumo Bikin Film Religi, Calo-calo Sorga

Posted: 10 Nov 2014 04:45 AM PST

Ki Kusumo sepertinya perlahan meninggalkan genre film horor yang selama ini identik dengan produksinya. Setelah memproduksi film drama penuh air mata, Jangan Menangis Sinar, paranormal pemilik rumah produksi Putra Kusuma Pictures itu kini memproduksi film bergenre religi komedi, Calo-calo Sorga.

"Setelah horor, komedi dan action, saya sengaja memproduksi film bergenre religi komedi. Hanya ingin berbeda saja," kata Ki Kusumo, saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Minggu (9/11/2014).

Film Calo-calo Sorga akan disutradarai oleh Yan Senjaya yang juga sutradara film Jangan Menangis Sinar. Dalam film ini, Ki Kusumo ingin menyuguhkan sebuah film religi yang dibalut dengan nuansa komedi.

"Saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda kepada penonton. Saya berharap penonton bisa mendapatkan pelajaran setelah menonton film ini, tanpa harus menggurui," tutur Ki Kusumo.

Film Calo-calo Sorga saat ini tengah menjalani proses syuting dan diharapkan bisa dirilis pada awal 2015. Film ini dibintangi sejumlah artis terkenal dan artis pendatang baru seperti Terry Putri, Chairil JM, Ananda George, Erwin St Bagindo Sutan, Varenina, Wike Afiyanti dan Ki Kusumo sendiri.

"Saya hanya pelengkap penderita. Saya jadi bos dangdut keliling, hehehe," ujar Ki Kusumo.

Film Calo Calo Sorga berkisah tentang kehidupan sekelompok pemuda di dalam pesantren. Mereka berasal dari kelas dan masa lalu yang berbeda-beda. Berbagai konflik muncul dari keberagaman tersebut, baik yang serius, lucu, hingga konyol.

Legenda Liverpool Senang Jika Mata Tinggalkan MU

Posted: 10 Nov 2014 04:37 AM PST

Legenda Liverpool, Jamie Redknapp memberikan komentarnya terkait masa depan gelandang Manchester United (MU), Juan Mata. Dia mengungkapkan itu dalam rubrik opini di Daily Mail yang memang kerap meminta tulisan-tulisan dari mantan pemain pesepakbola asal Inggris.

Di tulisan opininya itu, Redknapp terang-terangan mendukung jika Mata hengkang dari MU. Dia berpendapat gelandang asal Spanyol itu terlalu berharga jika hanya duduk di bangku cadangan "The Red Devils".

Seperti diketahui, Mata menjadi pahlawan ketika MU menang tipis 1-0 atas Crystal Palace pada lanjutan Liga Premier Inggris akhir pekan kemarin. Mata melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri dari luar kotak penalti sekaligus menentukan 3 poin pertama bagi MU di lima laga terakhir.

"Dia turun sebagai pemain pengganti untuk menyelamatkan muka MU. Dia pasti berpikir keras apa lagi yang harus dilakukannya agar bisa bermain regular di MU," tulis anak Harry Redknapp. (Bersambung ke page 2: Pemain Berkualitas)

Pemain Berkualitas

Pemain Berkualitas

Dijelaskannya, jika sulit untuk meragukan kemampuan Mata. Apalagi segudang prestasi sudah digenggam Mata selama berkarier termasuk trofi Liga Champions, Piala Eropa dan Piala Dunia.

"Meski demikian, Mata sepertinya dihadapkan pada situasi yang sama seperti ketika membela Chelsea. Anda harus berterimakasih kepadanya karena dia tak pernah berulah atau berkomentar jelek soal ini. Dia hanya ingin bermain sepak bola," tutur Redknapp.

"Mata terlalu bagus untuk super sub atau pemain pengganti di MU. Jika belum juga bermain, saya yakin dia akan hengkang atau pulang ke Spanyol."

Mata celebrates his goal, just minutes after he came on as a substitute

Baca Juga:

[Lolos ke Final Piala AFF, Timnas Indonesia Diimingi Bonus Mobil](2131746 "")

[Bintang Porno Ini Janjikan Seks Gratis kepada Tim NBA](2131531 "")

[Bukti Keseriusan Alfred Riedl Tukangi Timnas](2131400 "")



Jurus Pemerintah Prioritaskan Proyek Infrastruktur

Posted: 10 Nov 2014 04:37 AM PST

Pemerintah baru sangat ambisi untuk mengejar proyek-proyek pembangunan infrastruktur dengan skema Kerjasama Pemerintah Swasta (Public Privat Partnership/PPP). Salah satu mewujudkannya dengan membentuk komite percepatan pembangunan infrastruktur prioritas (KPPIP).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto mengungkapkan, kesepakatan skema PPP bukan saja antusias di Indonesia saja, melainkan negara-negara APEC untuk melakukan PPP.

"Tujuannya karena dana publik terbatas. Jadi sepakat bukan cuma di Indonesia, tapi negara APEC yang sangat besar sekali mendorong untuk melakukan PPP," ujar dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Guna mengoptimalkan kerja sama pemerintah swasta ini, Andin mengaku, Indonesia telah mengawali pembentukan institusi yang fokus pada pencarian dana non pemerintah demi membiayai proyek-proyek pembangunan. Sebut saja PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PPI dan sebagainya.

"Tapi ternyata belum efektif, maksudnya belum banyak. Ada beberapa hal terkait PPP yakni financing dan non financing. Financing sebenarnya dana-dana swasta di Asia Pasifik yang besar sekali. Sementara yang non financing itu sudah ada," tutur dia.

Lanjutnya, saat ini pemerintah perlu memperkuat regulasi. Kata Andin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah mengeluarkan Peraturan Presiden mengenai KPPIP. KPPIP tersebut akan menentukan atau memetakan proyek-proyek prioritas PPP.

"Nanti kita koordinasikan lagi dengan Kemenko Perekonomian. Lalu kita akan dorong, dan negara-negara APEC pun sudah siap mendukung," paparnya.

Sementara dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tambah Andin, membentuk PPP Center. Payung hukum teknisnya dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sudah diteken Chatib Basri, Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Komitmen ini, sambungnya, sudah dikoordinasikan di APEC tahun lalu, dan dilaporkan saat APEC di Beijing, China. Saat ini, Kemenkeu tengah merekrut 20-30 orang untuk menangani PPP Center dari Kemenkeu.

"Jadi pembentukan KPPIP untuk menentukan proyek prioritas PPP. Lalu dioptimalkan atau dikawal betul oleh PPP Center. PMK sudah ditandatangani dan sedang disiapkan SOP-nya. Mudah-mudahan awal tahun sudah efektif," tukas Andin. (Fik/Ahm)