Rabu, 24 September 2014

Liputan6: RSS 0.92

Liputan6: RSS 0.92


BBM Naik Rp 3.000, Tarif Angkutan Umum Naik 30%

Posted: 24 Sep 2014 04:37 AM PDT

Desakan kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk menaikan harga BBM sebesar Rp 3.000 per liter pada awal masa pemerintahannya mendapat banyak tanggapan.

Ketua Umum DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda), Eka Sari Lorena mengatakan, jika kenaikan harga BBM bersubsidi berkisar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per liter, akan berdampak pada kenaikan ongkos angkutan umum sebesar 20 persen hingga 30 persen.

"Kalau naiknya Rp 5.000 per liter, tarifnya bisa naik sampai 60 persen," ujarnya di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Hal yang sama juga akan dialami oleh angkutan logistik yang mayoritas didomonasi oleh truk. Jika pemerintah juga menaikan harga BBM bersubsidi jenis solar yang dikonsumsi oleh truk, maka juga akan berdampak pada kenaikan ongkos logistik barang.

"Sekarang saja untuk truk, kalau solar naik Rp 2.000 hingga Rp 3.000 maka biaya logistik juga akan naik 20 persen hingga 30 persen. Itu saja sudah berat loh," kata dia.

Dengan kenaikan biaya logistik ini, lanjut Eka, maka otomatis akan memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan masyarakat. Dan pada ujungnya tidak hanya menyulitkan para pengusaha di bidang transportasi, tetapi juga semakin memberatkan masyarakat.

"Itu kan membuat harga barang-barang naik. Ongkos angkut sayur, beras, susu, kebutuhan masyarakat akan naik. Efeknya ke harga barang dan ujung-ujungnya inflasi pasti naik," tandasnya. (Dny/Gdn)

Greysia/Nitya Amankan Tiket Perempat Final

Posted: 24 Sep 2014 04:36 AM PDT

Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil mengamankan tiket ke perempat final Asian Games 2014 setelah menang 21-17, 16-21, 24-22. Kemenangan ini direbut dengan susah payah karena pasangan ini nyaris kalah di game ketiga alias game penentuan.

Tertinggal 17-20 di game penentuan, Greysia/Nitya mampu menahan laju perolehan angka Cheng Wen Hsing/Hsieh Pei Cheng dan balik memenangkan pertandingan.

Kemenangan ini tak hanya membuat Greysia/Nitya meraih tiket perempat final, namun keduanya juga membalas kekalahan di Japan Open Super Series 2013. Rekor pertemuan pun kini imbang 1-1.

“Pasangan Taiwan ini mungkin sudah percaya diri saat di pertemuan pertama bisa mengalahkan kami. Mereka terlihat sekali bermain dengan penuh keyakinan,” kata Greysia seperti rilis yang dikirim humas PP PBSI.

Pada pertandingan babak kedua Asian Games 2014 yang berlangsung di Gyeyang Gymnasium, Greysia/Nitya memang mesti kerja keras menghadapi Cheng/Hsieh. Menang di game pertama, Greysia/Nitya mulai kewalahan di game kedua hingga akhirnya terpaksa dimainkan game penentuan.

Terus Digempur di Game Ketiga

Di game ketiga pun pertahanan Greysia/Nitya kembali digempur oleh Cheng/Hsieh yang kini menduduki peringkat 20 dunia. Greysia/Nitya lantas bermain dibawah tekanan dan tertinggal 17-20. Dengan semangat yang gigih dan pantang menyerah, satu demi satu poin dikumpulkan Greysia/Nitya hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 20-20.

Pasangan Indonesia kemudian balik menekan Cheng/Hsieh dengan serangan bertubi-tubi. Pertahanan mereka pun semakin kokoh dan sulit ditembus Cheng/Hsieh. Setelah kembali adu setting pada kedudukan 22-22, Greysia/Nitya akhirnya menutup permainan dengan kemenangan.

“Intinya pada saat tertinggal kami tidak mau menyerah begitu saja. Kami punya rasa tidak mau kalah saat ketinggalan 17-20, kami tak mau perjuangan kami berakhir di babak kedua,” kata Greysia yang ditemui usai pertandingan.

“Saat itu rasa tegang pasti ada, tetapi kami pikir kalau poin 20 itu pertandingan belum selesai,” imbuh Nitya.

Greysia/Nitya menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang lolos ke babak perempat final. Sementara Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah dihadang unggulan pertama, Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo (Jepang), 22-20, 16-21, 6-21.

Kain Tenun Jepara Jadi Primadona di Palembang

Posted: 24 Sep 2014 04:35 AM PDT

Pada Pameran Expo MTQ Internasional di PSCC Palembang, salah satu stand dari Kerajinan Kain Tenun Pamungkas cukup menyita perhatian pengunjung pameran. Dengan menampilkan beberapa corak warna, kain tenun Jepara ini menjadi promadona di Palembang.


Seperti disampaikan Pamungkas, pemilik Kerajinan Pamungkas Jateng, mereka memamerkan jenis kain Teroso dari Jepara dengan motif yang khas.


"Kalau pada pameran ini, kita membawa beberapa corak kain tenun Teroso seperti salah satunya corak rangrang. Corak inilah yang paling laris diminati pelanggan," katanya kepada Liputan6.com, di Palembang, Rabu (24/9/2014).

 


Khusus untuk warna corak yang dibawa ke Palembang, pihaknya lebih cenderung menampilkan corak warna yang cerah dan bervarian. Pasalnya, Pamungkas melihat ketertarikan warga Palembang lebih condong ke warna cerah dibandingkan warna redup dan soft.


Sejauh ini, para peminat kain tenun Teroso berasal dari kalangan para pegawai. Karena kain Teroso sedang menjadi tren pengganti kain batik yang wajib digunakan di perusahaan atau dinas setiap hari Jumat.


"Banyak memang dari dinas-dinas. Karena bisa digunakan sebagai pengganti baju batik, motifnya juga kan seperti batik dan khas daerah. Untuk harga sendiri bisa dibeli mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu untuk satu lembar kain teroso," ujarnya.

Untuk menghasilkan kain teroso, mereka mempekerjakan sebanyak 20 orang pengrajin Jepara yang memiliki keahlian dibidangnya. Di setiap minggu para pengrajin bisa memproduksi sebanyak 50 lembar kain. (Ajeng Resti/Ars)

Jelang Jadi Gubernur, Ahok Didemo FPI

Posted: 24 Sep 2014 04:33 AM PDT

Alasan Fraksi PPP Dukung Pilkada Lewat DPRD

Posted: 24 Sep 2014 04:30 AM PDT

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar rapat internal untuk menentukan sikap terkait RUU Pilkada yang akan diputuskan nasibnya oleh DPR Kamis 24 September 2014 besok. Dalam rapat itu, 22 kader PPP yang diketuai Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar sepakat untuk mendukung pengesahan RUU Pilkada alias pilkada tak langsung.

"Awalnya rapat dimulai dengan penjelasan Panja RUU Pilkada (dari PPP) untuk melaporkan laporan yang terakhir. Dia melaporkan panjang lebar kondisi terkini RUU Pilkada," kata Hasrul di ruangan Fraksi PPP, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014).

Anggota Komisi VIII itu mengatakan, pilkada langsung justru lebih banyak menimbulkan kerugian daripada keuntungan. Tak cuma Koalisi Merah Putih, menurut dia, Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) juga mendukung pilkada melalui DPRD alias tak langsung.

"Intinya, pilkada langsung banyak mudaratnya dibanding manfaatnya. 12 Ormas itu sudah mengkaji lho, mereka memilih pilkada dikembalikan melalui DPRD," ujar dia.

Tak cuma itu, dia pun mencontohkan, banyak saudara dan teman yang menjadi musuh hanya karena berbeda pilihan saat pilkada langsung.

"Rakyat banyak yang dari teman, saudara karena berbeda saat pilkada jadi musuhan. Jadi biarlah DPRD saja yang berseteru, jangan sampai rakyat yang berseteru, selesaikan itu di DPR," ucap Hasrul.

Wakil Ketua Umum PPP itu menuturkan, dalam rapat internal partainya juga diwarnai silang pendapat antara yang menginginkan pilkada melalui DRPD atau pilkada langsung. Namun banyak yang pro terhadap pilkada tak langsung yang melalui DPRD.

"Yang memiliki pandangan berbeda itu biasa, tapi mayoritas anggota fraksi ingin pilkada melalui DPRD. Saya pun mengetuk palu yang menandakan sikap PPP dukung pilkada melalui DPRD," tandas Hasrul. (Yus)

Foto Bugil Akan Disebar, Emma Watson Dapat Dukungan Kaum Feminis

Posted: 24 Sep 2014 04:30 AM PDT

Beberapa waktu lalu, Emma Watson diperingatkan oleh seorang informan kalau dirinya menjadi sasaran berikutnya para hacker yang sebelumnya telah menyebarkan foto bugil artis papan atas Hollywood.

Dilansir Aceshowbiz, Rabu (24/9/2014), Emma Watson rupanya tak perlu khawatir dengan ancaman tersebut karena dirinya mendapat dukungan dari kaum feminis. Maklum, belum lama ini, pemain film Harry Potter ini berpidato di markas PBB di New York tentang ketimpangan gender. Sebagai salah seorang feminis, Emma Watson pun berkampanye HerForShe untuk menyatukan pria dan wanita demi kesetaraan.

Elizabeth Plank, senior editor mengatakan, "Emma Watson, seperti begitu banyak wanita online lainnya sedang dibungkam dan disimpan di tempatnya dengan kebencian terhadap wanita sebagai senjata."

Sementara Rhiannon Lucy Cosslett memposting komentarnya ke situs New Statesman, "Yang bisa saya katakan Emma adalah, mereka membuat saya marah. Orang-orang ini, anak-anak ini sedang berusaha untuk menggiling Anda ke bawah, dalam hal yang sama. Cara laki-laki serupa tanpa lelah berusaha untuk menggiling dengan munculnya gender kita sebagai ancaman politik yang layak untuk generasi sekarang."

Permohonan Emma Watson bagi pria yang bergabung untuk perjuangan kesetaraan gender telah memicu banjir komitmen dari seluruh dunia, termasuk selebriti laki-laki seperti Joseph Gordon-Levitt, Douglas Booth, Simon Pegg, Chris Colfer, dan Logan Lerman.

Pemain The Perks of Being a Wallflower ini pun mentwit pada 23 September 2014 lalu, "Saya harap kita semua akhirnya dapat mengubah hukum dan mentalitas dalam rangka membangun apa yang lebih dari akal sehat."(Mer/Feb)

Ari Wibowo, Remaja Berkulit Ular dari Tangerang

Posted: 24 Sep 2014 04:30 AM PDT

Sosok Ari Wibowo, remaja 16 tahun asal Tangerang sedang jadi sorotan dunia. Kondisi memprihatinkan pada sekujur kulit tubuhnya jadi berita di salah satu laman populer Inggris.

Siapa yang hatinya tidak trenyuh melihat sesosok remaja bertubuh yang kecil dibalut kulit bersisik parah. Tak hanya bersisik, kulitnya pun sangat kering sehingga memaksanya untuk sering mandi dan mengoleskan pelembab ke sekujur tubuhnya.

Dokter-dokter yang mengurusi Ari pun diberitakan oleh Daily Mail, Rabu (24/9/2014) tidak mampu atau tidak mau menangani kondisi kelainan kulit langka yang dalam dunia medis disebut erythroderma. Kelainan kulit ini dikenal juga dengan red man syndrome yang membuat sebagian atau sekujur kulit tubuhnya bersisik dan mengelupas.

Kondisi erythroderma ternyata dialami oleh Ari sejak ia lahir. Kulitnya berganti setiap 41 jam atau dua hari sekali.
Foto-foto Ari yang ditampilkan oleh laman Daily merupakan hasil jepretan fotografer Nurcholis Anhari Lubis, 35, sebagai bagian dari proyek esai dokumentasi kehidupan Ari yang berjudul ‘scaly like a snake about to shed his skin’.

Kondisi kulit Ari yang berbeda dengan orang kebanyakan membuatnya sulit mendapatkan teman ketika ia masih kecil, terang Lubis kepada Daily Mail.

Ia pun tak bisa sekolah karena tak ada sekolah yang menerima Ari dengan kondisi kulit seperti ini. "Baik guru maupun siswa lain pasti akan takut tertular dengan kondisi Ari," imbuh Lubis.

Tak hanya kulit yang bermasalah, cara bicara dan penglihatan matanya pun mengalami gangguan.

Kondisi memprihatinkan ini pun membuat warga dunia yang membaca artikel-artikel di laman internasional pun memberikan dukungan kepada Ari. Seperti Poppy dari London yang menyebutkan "Semoga Tuhan membantu anak ini", atau dari The Canadian 87 dari Toronto yang menyebutkan "Anak pemberani. Banyak orang berpikir hidup ini keras, tapi ankan ini mampu mengatasi hal berat ini,"

Anas Menantang Hakim dan Jaksa Melakukan Sumpah Kutukan

Posted: 24 Sep 2014 04:27 AM PDT

Anas Urbaningrum divonis hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan kasus pencucian uang. Vonis ini dibacakan Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (24/9/2014) sekitar pukul 18.00 WIB.

Usai mendengar vonis tersebut, Anas Urbaningrum kemudian meminta waktu untuk berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya. Setelah berdiskusi beberapa menit, Anas pun mengajukan beberapa permohonan kepada Majelis Hakim.

Salah satunya, Anas meminta Majelis Hakim dan jaksa melakukan sumpah mubahalah atau sumpah kutukan. "Mohon izin Yang Mulia, saya mohon izin Majelis Hakim melakukan sumpah mubahalah. Siapa yang salah akan sanggup menerima kutukan," ujar mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

"Sumpah kutukan ini karena saya meyakini substansi tentang pembelaan saya sebagai terdakwa, tentu penuntut umum punya keyakinan dalam menulis dakwaan dan tuntutan, dan majelis hakim juga memutuskan berdasarkan keyakinan," kata Anas.

Tak ada tanggapan dari hakim atas permintaan Anas ini. Hakim ketua Haswandi langsung menutup sidang. Sementara sejumlah pendukung Anas berteriak protes.

Anas Urbaningrum merupakan salah satu politisi Partai Demokrat yang diseret ke meja hijau dengan tuduhan terlibat korupsi.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Koruppsi (KPK) telah memenjarakan Andi Alfian Mallarangeng, Muhammad Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan Hartati Murdaya terkait dugaan korupsi. Terakhir KPK menetapkan mantan Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka terkait kasus korupsi dengan pemerasan di lembaga yang dipimpinnya.   

Pertamina Klaim Bisa Bangun 150 SPBG Dalam Setahun

Posted: 24 Sep 2014 04:22 AM PDT

PT Pertamina (Persero) mengklaim dapat membuat 150 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dalam waktu satu tahun.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budaya mengatakan, pembangunan SPBG tersebut untuk mendukung program pemerintah mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan program konversi BBM ke BBG.

"Kami siap sebagai pelaksana program konversi BBM ke BBG," di SPBU 31.12902, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Untuk investasi pembangunan 150 unit SPBG diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun. SPBG tersebut dibangun satu lokasi dengan SPBU, sehingga tidak memerlukan lahan dan hanya investasi peralatan sekitar Rp 10 miliar per unit atau untuk 150 unit berarti Rp 1,5 triliun. Rencananya pembanguan SPBG ini dilakukan di Pulau Jawa.

"Ke depan untuk bangun infrastruktur BBG, Pertamina siap. Karena Pertamina punya 5.000 SPBU, khusus di Jawa-Bali 3000. Pertamina bisa siapkan 5 persen dari SPBU Jawa Bali ditambah fasilitas pengisian BBG. Jadi 150 SPBU bisa dikonversi dalam satu tahun," ungkapnya.

Menurut Hanung, sumber pendanaan pembangunan SPBG berasal dari pemotongan dividen ke negara dan sebagian lagi kas internal.

"Dividen tahun lalu Rp 9 triliun dan bisa dipotong sebagian untuk SPBG. Pemanfaatan BBG ini akan menekan impor sekaligus subsidi BBM, selain juga mengurangi polusi" pungkasnya.

Menurut Hanung, untuk membangun SPBG membutuhkan proses yang rumit, seperti perizianan dan pembebasan lahan. "Kami bisa lakukan itu sehingga serentak satu tahun jawa punya 150 SPBG. Saya rasa tidak ada BUMN lain melakukan ini," ungkapnya. (Pew/Ndw)

 

Anas Juga Harus Membayar Rp 57,5 Miliar

Posted: 24 Sep 2014 04:19 AM PDT

Majelis hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta kepada Anas Urbaningrum. Selain hukuman tersebut, terdakwa dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek Hambalang, kasus pencucian uang, serta proyek lain itu juga diwajibkan membayar miliaran rupiah untuk mengganti kerugian negara.

"Menghukum terdakwa Anas Urbaningrum untuk membayar uang biaya pergantian kerugian negara sebesar Rp 57.590.330.580 dan US$ 5.261.070 dengan ketentuan apabila terdakwa tak membayar uang tersebut dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan ini memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita oleh JPU dan dilelang," ucap majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Jika Anas tak memiliki harta untuk mengganti uang tersebut maka mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu bakal dikenai hukuman pidana penjara tambahan selama 2 tahun.

Anas diseret ke meja hijau terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek Hambalang, kasus pencucian uang, serta proyek lain. Selama proses hukumbergulir, Anas didampingi pengacara senior Adnan Buyung Nasution.

Jaksa menuntut mantan anggota KPU itu hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan. Jaksa penuntut umum juga meminta majelis hakim mencabut hak politik Anas.

Guna mengungkap keterlibatan mantan ketua PB HMI itu dalam sejumlah kasus yang disangkakan, jaksa menghadirkan 250 saksi. (Yus)